Tampilkan postingan dengan label bendungan hilir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bendungan hilir. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Agustus 2011

MARHABAN YA RAMADHAN






Puasa dalam agama Islam atau Shaum (Arab: صوم) secara bahasa artinya menahan atau mencegah. Menurut syariat agama Islam artinya menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hinggalah terbenam matahari, dengan syarat tertentu, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim. Perintah puasa difirmankan oleh Allah SWT pada Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 183.
yaa ayyuhaa alladziina aamanuu kutiba ‘alaykumu alshshiyaamu kamaa kutiba ‘alaa alladziina min qablikum la’allakum tattaquuna
Artinya :
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa

Ash-Shaum menurut istilah dalam syariat Islam ialah menahan diri dari segala macam makanan, minuman dan bersenggama dengan wanita, mulai dari terbit fajar sidiq (subuh) sampai terbenam matahari (magrib) dengan niat dan syarat-syarat yang tertentu (sebagaimana terperinci dalam kitab-kitab fikih).

Surat Al Baqarah ayat 185 :
"bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda. Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu..."

Sebagaimana diketahui bahwa puasa adalah salah satu ibadah terbesar dan sebaik-baiknya amalan ketaatan. dan puasa ramadhan adalah puasa tertinggi dan wajib hukumnya bagi semua muslim. Allah menyatakan bahwa amalan puasa adalah untuk-Nya dan Dia langsung yang memberi balasan yang berlipat-lipat, dikhususkan dengan pintu surga dan dipanggillah orang-orang yang berpuasa darinya untuk masuk, tidak akan memasuki surga lewat pintu tersebut kecuali orang-orang yang berpuasa.



Banyak sekali keutamaan puasa pada bulan ramadhan yang dikabarkan dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah. diantara keutamaan puasa ramadhan adalah sebagai berikut :

1. Bahwa puasa juga diwajibkan atas ummat sebelum kita. Allah berfirman :

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS Al-Baqoroh : 183)

Jika puasa bukan sebuah amalan yang agung, maka tidak mungkin puasa juga diwajibkan atas ummat-ummat sebelum kita. walaupun puasa mereka berbeda dengan puasa kita, artinya bukan pada bulan ramadhan yang diwajibkan atas mereka, akan tetapi amalan puasa itu tersendiri telah diwajibkan atas mereka yang menandakan bahwa amalan ini sangatlah agung.

2. Puasa adalah sebab diampuninya dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan. Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- bersabda :

من صام رمضان إيمانا واحتسابا غُفِر له ما تقدم من ذنبه

Artinya : "Barang siapa yang puasa Ramadhan dengan iman dan pengharapan (pahala), diampuni dosa-dosa yang telah lampau." (Muttafaq 'Alaihi)

Iman maksudnya beriman dengan Allah dan ridho atas diwajibkannya puasa ramadhan. pengharapan yaitu mengharap balasan dan pahala dari Allah. Jika seseorang telah yakin dan ridho akan kewajibannya berpuasa serta tidak benci atas kewajiban puasa ramadhan, yakin terhadap pahala dan ganjaran yang akan didapat maka dia akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.

3. Bahwa pahala puasa tidak terikat dengan jumlah tertentu, akan tetapi pahalanya diberikan kepada orang yang berpuasa tanpa ada perhitungan. Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- bersabda :

كل عمل ابن آدم له يضاعَف الحسنة بعشر أمثالها إلى سبعمائة ضعف ، قال الله تعالى : إلا الصوم فإنه لي وأنا أجزي به ، يَدَعُ شهوته وطعامه من أجلي

Artinya : "Semua amalan anak Adam untuknya dan dilipat gandakan setiap satu kebaikan (dianggap) sepuluh kali kebaikan tersebut dan dilipat gandakan menjadi 700 kali. Allah berfirman : Kecuali puasa, karena amalan itu untuk-Ku dan Aku akan membalasnya. (disebabkan) meninggalkan sahwatnya dan makanannya demi Aku." (HR Muslim)

4. Dua kabahagiaan bagi orang yang berpuasa. yaitu kebahagiaan ketika berbuka puasa setelah menahan nafsu, lapar dan dahaga sehari penuh. dan kebahagiaan ketika menjumpai Allah diakherat dengan dimasukkannya kedalam surga-Nya. Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- bersabda :

للصائم فرحتان فرحة عند فطره وفرحة عند لقاء ربه

Artinya : "Untuk orang yang berpuasa dua kebahagiaan : kebahagiaan ketika berbuka puasa. dan kebahagiaan ketika menemui Tuhannya." (Muttafaq 'Alaihi)

5. Bahwa amalan puasa memberi syafaat kepada yang mengamalkannya. seperti Al-Qur'an yang memberi syafaat diakherat kepada orang yang membacanya. Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- bersabda :

الصيام والقرآن يشفعان للعبد يوم القيامة , يقول الصيام : أي رب منعتُه الطعام والشهوة فَشَفِّعْنِي فيه , ويقول القرآن : منعتُه النوم بالليل فَشَفِّعْنِي فيه , قال : فيشفعان

Artinya : "Puasa dan Al-Qur'an memberi syafaat bagi seorang hamba pada hari kiamat. puasa berkata : Wahai Robb, aku telah menahannya dari makanan dan syahwat maka berikanlah syafaat. Al-Qur'an berkata : Wahai Robb, aku telah menahannya dari tidur dimalam hari maka berilah syafaat. Rosulullah berkata : maka keduanya memberi syafaat." (HR Ahmad, Ath-Thabrany dan Al-Hakim)

Itulah 5 keutamaan puasa ramadhan. dan masih banyak lagi keutamaan-keutamaan yang berkaitan dengan amalan puasa. dengan diwajibkannya amalan-amalan bukan saja memberikan pahala bagi kita, bahkan menjadikan kita sebagai makhluk yang utama dan penuh dengan masa depan yang cerah. semoga kita dijadikan sebagai hamba-hamba-Nya yang taat dan ridho dengan semua keputusan-Nya.


Ketua TP PKK,Jajaran dan Para Kader PKK Kelurahan Bendungan Hilir mengucapkan
Marhaban Ya Ramadhan.... Maaf atas segala kesalahan baik yang disengaja maupun yang tidak di sengaja.. semoga ibadah kita diterima Allah SWT



Rabu, 20 Juli 2011

Apa Itu Demam Berdarah Dengue?


Demam berdarah
Demam berdarah (DB) atau demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit demam akut yang ditemukan di daerah tropis, dengan penyebaran geografis yang mirip dengan malaria. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat serotipe virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae. Setiap serotipe cukup berbeda sehingga tidak ada proteksi-silang dan wabah yang disebabkan beberapa serotipe (hiperendemisitas) dapat terjadi. Demam berdarah disebarkan kepada manusia oleh nyamuk Aedes aegypti.
Tanda dan gejala

Penyakit ini ditunjukkan melalui munculnya demam tinggi terus menerus, disertai adanya tanda perdarahan, contohnya ruam. Ruam demam berdarah mempunyai ciri-ciri merah terang. Selain itu tanda dan gejala lainnya adalah sakit perut, rasa mual, trombositopenia, hemokonsentrasi, sakit kepala berat, sakit pada sendi (artralgia), sakit pada otot (mialgia). Sejumlah kecil kasus bisa menyebabkan sindrom shock dengue yang mempunyai tingkat kematian tinggi. Kondisi waspada ini perlu disikapi dengan pengetahuan yang luas oleh penderita maupun keluarga yang harus segera konsultasi ke dokter apabila penderita mengalami demam tinggi 3 hari berturut-turut. Banyak penderita atau keluarga penderita mengalami kondisi fatal karena menganggap ringan gejala-gejala tersebut.

Sesudah masa tunas atau inkubasi selama 3 - 15 hari orang yang tertular dapat mengalami atau menderita penyakit ini dalam salah satu dari 4 bentuk berikut ini :
Bentuk abortif, penderita tidak merasakan suatu gejala apapun.
Dengue klasik, penderita mengalami demam tinggi selama 4 - 7 hari, nyeri-nyeri pada tulang, diikuti dengan munculnya bintik-bintik atau bercak-bercak perdarahan di bawah kulit.
Dengue Haemorrhagic Fever (Demam berdarah dengue/DBD) gejalanya sama dengan dengue klasik ditambah dengan perdarahan dari hidung (epistaksis/mimisan), mulut, dubur, dsb.
Dengue Syok Sindrom, gejalanya sama dengan DBD ditambah dengan syok atau presyok. Bentuk ini sering berujung pada kematian.

Karena seringnya terjadi perdarahan dan syok maka pada penyakit ini angka kematiannya cukup tinggi. Oleh karena itu, setiap penderita yang diduga menderita demam berdarah dalam tingkat yang manapun harus segera dibawa ke dokter atau rumah sakit, mengingat sewaktu-waktu dapat mengalami syok atau kematian.

Demam berdarah umumnya lamanya sekitar enam atau tujuh hari dengan puncak demam yang lebih kecil terjadi pada akhir masa demam. Secara klinis, jumlah platelet akan jatuh hingga pasien dianggap afebril.

Diagnosis

Diagnosis demam berdarah biasa dilakukan secara klinis. Biasanya yang terjadi adalah demam tanpa adanya sumber infeksi, ruam petekial dengan trombositopenia dan leukopenia relatif.

Serologi dan reaksi berantai polimerase tersedia untuk memastikan diagnosa demam berdarah jika terindikasi secara klinis.

Diagnosis demam berdarah secara dini dapat mengurangi risiko kematian daripada menunggu akut.
PengobatanBagian terpenting dari pengobatannya adalah terapi suportif. Sang pasien disarankan untuk menjaga penyerapan makanan, terutama dalam bentuk cairan. Jika hal itu tidak dapat dilakukan, penambahan dengan cairan intravena mungkin diperlukan untuk mencegah dehidrasi dan hemokonsentrasi yang berlebihan. Transfusi platelet dilakukan jika jumlah platelet menurun drastis. Pengobatan alternatif yang umum dikenal adalah dengan meminum ekstrak daun jambu biji. Merujuk hasil kerja sama penelitian Fakultas Kedokteran Unair dan BPOM, ekstrak daun jambu biji bisa menghambat pertumbuhan virus dengue. Bahan itu juga meningkatkan trombosit tanpa efek samping. Masyarakat harus memperhatikan informasi penting ini. Berdasarkan hasil kerja sama dalam uji pre-klinis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang dilansir di Jakarta, Rabu (10/3) siang, ekstrak daun jambu biji dipastikan bisa menghambat pertumbuhan virus dengue penyebab demam berdarah dengue (DBD). Bahan itu juga mampu meningkatkan jumlah trombosit hingga 100 ribu milimeter per kubik tanpa efek samping. Peningkatan tersebut diperkirakan dapat tercapai dalam tempo delapan hingga 48 jam setelah ekstrak daun jambu biji dikonsumsi.
Pencegahan

Tidak ada vaksin yang tersedia secara komersial untuk penyakit demam berdarah.

Pencegahan utama demam berdarah terletak pada menghapuskan atau mengurangi vektor nyamuk demam berdarah. Insiatif untuk menghapus kolam-kolam air yang tidak berguna (misalnya di pot bunga), menguras bak mandi setiap seminggu sekali, dan membuang hal - hal yang dapat mengakibatkan sarang nyamuk demam berdarah (Aedes aegypti), telah terbukti berguna untuk mengontrol penyakit yang disebabkan nyamuk.

Hal-hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit demam berdarah, sebagai berikut:
Melakukan kebiasaan baik, seperti makan makanan bergizi, olahraga rutin, dan istirahat yang cukup;
Memasuki masa pancaroba, perhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggal dan melakukan 3M, yaitu Menguras bak mandi, Menutup wadah yang dapat menampung air, dan Mengubur barang-barang bekas yang dapat menjadi sarang perkembangan jentik-jentik nyamuk, meskipun dalam hal mengubur barang-barang bekas tidak baik karena dapat menyebabkan polusi tanah. Akan lebih baik bila barang-barang bekas tersebut didaur-ulang;
Fogging atau pengasapan hanya akan mematikan nyamuk dewasa, sedangkan bubuk abate akan mematikan jentik pada air. Keduanya harus dilakukan untuk memutuskan rantai perkembangbiakan nyamuk;
Segera berikan obat penurun panas untuk demam apabila penderita mengalami demam atau panas tinggi

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Demam_berdarah


Untuk para Jumantik Harap Perhatikan artikel tambahan di bawah ini :


Jumantik yaitu singkatan dari Juru Pemantau Jentik adalah petugas khusus yang berasal dari lingkungan sekitar yang secara sukarela mau bertanggung jawab untuk malakukan pemantauan jentik nyamuk DBD aedes aegypti di wilayahnya serta melakukan pelaporan ke kelurahan secara rutin dan berkesinambungan.
Kegiatan / Tugas Jumantik Dalam Memantau Wilayah :
1. Mencek tempat penampungan air dan tempat yang dapat tergenang air bersih apakah ada jentik dan apakah sudah tertutup rapat. Untuk tempat air yang sulit dikuras diberi bubuk larvasida seperti abate.
2. Membasmi keberadaan kain / pakaian yang tergantung di dalam rumah.
3. Mengecek kolam renang dan kolam ikan agar bebas dari jentik nyamuk.
4. Menyambangi rumah kosong / tidak berpenghuni untuk cek jentik.
Jumantik harus mendapatkan pelatihan khusus jumantik dan tinggal di dekat wilayah pantau jentik nyamuk dbd. Pemantauan dilakukan satu kali dalam seminggu (biasanya jumat) pada pukul pagi hari. Jika ditemukan jentik nyamuk maka petugas berhak memberi peringatan kepada penghuni / pemilik untuk membersihkan atau menguras agar bersih dari jentik. Jumantik lalu membuat catatan dan laporan yang diperlukan untuk dilaporkan ke kelurahan dan kemudian dari kelurahan dilaporkan ke instansi terkait atau vertikal.
Selain petugas jumantik (juru pemantau jentik), orang yang tinggal di sekitar suatu wilayah wajib juga melakukan pengawasan/pemantauan jentik di wilayahnya (self jumantik) dengan tehnik dasar minimal 3M Plus, yaitu :
1. Menutup
Menutup adalah memberi tutup yang rapat pada tempat air ditampung seperti bak mandi, kendi, toren air, botol air minum dan lain sebagainya.
2. Menguras
Menguras adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti kolam renang, bak mandi, ember air, tempat air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.
3. Mengubur
Mengubur adalah memendam di dalam tanah untuk sampah atau benda yang tidak berguna yang memiliki potensi untuk jadi tempat nyamuk dbd bertelur di dalam tanah.
Plus Kegiatan Pencegahan :
- Menggunakan obat nyamuk / anti nyamuk.
- Menggunakan kelambu saat tidur
- Menanam pohon & binatang yang dapat mengusir/memakan nyamuk dan jentik nyamuk.
- Menghindari daerah gelap di dalam rumah agar tidak ditempati nyamuk dengan mengatur ventilasi dan pencahayaan.
- Memberi bubuk larvasida pada tempat air yang sulit dibersihkan.
- Tidak menggantuk pakaian di dalam rumah serta tidak menggunakan hordeng dan perabot gelap yang bisa jadi sarang nongkrong nyamuk, dll.
Sumber : http://organisasi.org/cara-jumantik-memberantas-nyamuk-demam-berdarah-dengue-dbd-pengertian-juru-pemantau-jentik

Minggu, 03 Juli 2011

Stop KDRT


Menghardik, mencaci, mengancam, bahkan memukul pasangan sudah menjadi fenomena harian. Apa dampaknya terhadap keluarga?

Kasus kdrt  biasanya tampil seperti fenomena gunung es, sebagian kecilnya muncul di permukaan, sedangkan bagian terbesarnya masih tersimpan di bagian bawah. Jika digali lebih dalam, akan ditemui lebih banyak lagi kasus terpendam.

Catatan Tahunan (CATAHU) 2011 ini memaparkan gambaran umum tentang kekerasan terhadap perempuan yang terjadi selama tahun 2010. Sejumlah 383 lembaga mitra pengada layanan pada tahun ini turut berpartisipasi dengan mengisi dan mengirimkan kembali formulir data kepada Komnas Perempuan. Dari dokumentasi lembaga mitra ini diperoleh jumlah perempuan korban sebanyak 105.103 orang. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan jumlah korban tahun sebelumnya (2009). Namun demikian, turunnya angka kekerasan ini tidak dapat diartikan bahwa kekerasan terhadap perempuan berkurang. Sejumlah faktor ditengarai menjadi kendala, yaitu: keterbatasan SDM (dalam hal ketrampilan pendataan dan pergantian – turnover yang cepat), keterbatasan fasilitas yang menunjang pendokumentasian, keterbatasan pemahaman mengisi format pendataan, pendanaan yang mendukung pendokumentasian kasus, dan keengganan korban dicatat kasusnya (karena kekhawatiran dan ketakutan akan adanya stigma atau tanggapan negatif dari masyarakat).
Berdasarkan data dari lembaga mitra, pola kekerasan terhadap perempuan masih didominasi KDRT/RP yang mencapai 96% (yaitu 101.128). Kekerasan terhadap perempuan di ranah komunitas tercatat 3.530 kasus, dan ranah negara 445 kasus – jumlah ini meningkat 8 kali lipat dibandingkan tahun 2009. Pada tahun 2010 ini secara khusus tercatat tindak kekerasan seksual baik di ranah domestik (864) maupun ranah komunitas (1.781). Kekerasan seksual yang dicatat oleh lembaga mitra mencakup: pelecehen seksual, pencabulan, percobaan perkosaan, perkosaan (dan persetubuhan).

Menurut jenis kekerasan dalam KDRT yang ditangani Komnas Perempuan, kekerasan dalam bidang ekonomi menempati urutan teratas dengan capaian angka 20%. Pihak yang sering menjadi korban kekerasan ekonomi adalah istri. Bagi istri yang bekerja, mungkin tidak terlalu besar dampaknya.
Berbeda cerita jika istri hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Kekerasan yang terjadi biasanya berbentuk terputusnya nafkah atau biaya hidup oleh suami. Masalah ekonomi sering menjadi kendala dalam upaya penyelesaian KDRT.
Ada pula keengganan dari salah satu pasangan untuk melaporkan pasangannya kepada pihak berwenang, situasi ini mengakibatkan korban berada dalam posisi yang sangat lemah. Karena jika ia melaporkan pasangannya, maka akan muncul masalah baru, yakni masalah ekonomi, sehingga tidak jarang ditemui korban yang sebelumnya telah melaporkan pasangan, justru menarik kembali laporannya.
Kekerasan dalam bentuk fisik menyumbang 12% dari kasus KDRT. Bentuk kekerasan fisik merupakan hal yang mudah dilihat. Penyebabnya, pasangan kurang mampu mengendalikan emosi, perasaan agresi tersalur dalam bentuk kekerasan fisik. Bentuknya bisa beragam, mulai dari penganiayaan ringan hingga berat.
Pasangan yang kurang matang secara emosional, kurang mampu mengkomunikasikan kebutuhan juga kesulitan untuk memahami pasangan, sering menjadi pemicu munculnya kekerasan fisik. Angka 4% dari KDRT disumbangkan dalam bentuk kekerasan psikis yang bisanya muncul melalui kata-kata penghinaan, pelecehan, bentakan, ancaman dan lain-lain.
Hal yang kerap kali terjadi adalah salah satu pasangan memutuskan komunikasi karena merasa jengkel dan tidak mampu mengekspresikan perasaan. Sebagian pasangan akan merasa tidak nyaman dengan kondisi ini, tidak tahu harus berbuat apa karena pasangannya tutup mulut. Sering kali pihak suami/istri berharap dimengerti oleh pasangannya dengan tindakan tutup mulut. Jalan menuju pemecahan masalah menjadi semakin jauh.
Faktor Penyebab
Komnas Perempuan mensinyalir ada beberapa faktor yang menyebabkan KDRT mudah terjadi. Pertama, keberanian serta kesadaran yang rendah untuk melapor, terutama oleh korban. Banyak kecemasan menghantui korban saat hendak melaporkan kasus yang menimpanya. Misalnya, takut berurusan dengan polisi, atau aparat hukum lain; takut permasalahannya menjadi panjang dan kemudian melibatkan banyak orang.
Kedua, mayoritas masyarakat di Indonesia yang masih menganut budaya dengan sistem patrilineal, yakni lebih menonjolkan peran laki-laki. Hal ini dapat menjadi kendala yang sangat besar bagi penanganan kasus KDRT, apalagi korban (biasanya istri) tidak bekerja, sementara satu-satunya sumber penghidupan adalah suami, posisi korban menjadi sangat lemah. Ketiga, masih ada anggapan bahwa KDRT merupakan aib yang tidak boleh diketahui oleh orang lain.
Faktor lainnya adalah lingkungan atau keluarga terdekat yang kurang tanggap merespon apa yang terjadi, hal ini dapat menjadi tekanan tersendiri bagi korban, ia pun akan beranggapan bahwa apa yang dialaminya bukan hal penting. Situasi ini akan melemahkan keyakinan dan keberanian korban
untuk keluar dari permasalahan. Selain itu, korban yang kurang memiliki informasi tentang lembaga yang dapat membantu juga menjadi faktor KDRT.
Evi Elviati, psikolog Essa Consulting mengungkapkan, KDRT sering terjadi karena salah satu atau kedua pihak kurang terampil menyalurkan amarah. Akibatnya, penyaluran terjadi dalam bentuk yang kasar dan arogan terhadap pasangan. “Bila sedang marah, sebenarnya orang bisa berbicara dengan baik dan menyampaikan kemarahannya pada pasangan,” ujar Evi.
Korban kekerasan, imbuh Evi, biasanya memiliki karakter yang cenderung diam dan tidak bisa menyampaikan apa yang dikehendaki atau yang tidak dikehendakinya. Akibatnya, ia terus menerus mengalami kekerasan hanya karena tidak bisa protes atas apa yang dialaminya.
Buruk bagi Anak
Menurut Evi Elviati, KDRT dalam bentuk fisik akan mudah sekali diketahui oleh anak, praktis dampaknya akan berakibat pada anak, misalnya, anak akan mempraktekkan kekerasan yang pernah ia saksikan di rumah ke dalam perilaku pergaulan sehari-hari.
Selain itu, anak juga bisa menjadi objek kekerasan dari istri atau suami yang mengalami kekerasan. “Misalnya, sang ibu mengalami kekerasan dari suami, bisa saja ia akan melampiaskan kekesalan pada anak dalam bentuk kekerasan yang lain.” ujar Evi Elviati.
Kedua, secara psikologis, anak akan merasa kurang nyaman berada di dalam rumah. Anak akan lebih senang berada dalam komunitas teman-temannya. Jika hal ini terjadi, rumah baginya hanya akan menjadi tempat persinggahan tanpa ada komunikasi yang baik dalam keluarga.
Sementara anak yang masih kecil akan lebih nyaman bersama guru, para tetangganya, atau anggota keluarga yang lain di luar keluarga inti. “Anak-anak akan berada dalam lingkungan pergaulan mereka. Bukan hanya anak remaja, namun juga anak yang masih kecil, ia akan lebih senang berkumpul dengan tetangga atau teman bermainnya,” tambah Evi kepada Majalah Qalam.
Secara teori, kekerasan yang dilakukan dalam rumah tangga juga diakibatkan oleh faktor pembelajaran, langsung maupun tidak langsung. Disadari atau tidak, modeling merupakan cara yang paling mudah dilakukan oleh individu untuk belajar susuatu.
Belajar melalui modeling, tak mengharuskan seseorang mengalami sendiri atau melakukan sendiri sutu tindakan, tapi cukup hanya dengan melihat dan meniru tindakan orang lain. Dalam lingkungan keluarga, anak akan meniru tingkah laku orangtuanya, karena orangtua adalah pihak terdekat yang bisa berperan sebagi idola.
Anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, memiliki kecenderungan untuk lebih mudah melakukan tindakan yang sama, dari sini anak memperoleh sebuah model dalam menyelesaikan masalah. Misalnya, ia melihat orangtuanya bertengkar dan kemudian melihat salah satu orangtuanya menggunakan kekerasan, pengalaman tersebut akan selalu membekas dalam dirinya, dan menjadi salah satu referensi saat ia harus menghadapi masalah.
Kondisi inilah yang memicu tertularnya fenomena KDRT kepada orang lain. Karenanya, kesadaran dan pemahaman orang dewasa untuk mencegah faktor-faktor tersebut, penting sekali dimiliki. Realisasinya, bisa dilakukan dengan berusaha tidak menampakkan kemarahan atau kejengkelan di depan anak-anak.
Kekerasan dalam rumah tangga dapat memberi dampak negatif bagi perkembangan kepribadian mereka. Anak akan merasa tidak nyaman dan merasa tertekan oleh fenomena buruk yang ditampilkan orangtua.
Saat orangtua berselisih atau bertengkar, anak akan mengalami kebingungan terutama dalam menempatkan diri. Ia bingung harus berpihak kepada siapa dan bertindak apa. Jika anak berpihak pada salah satu orangtua, dampak yang muncul akan lebih buruk lagi, yakni anak akan mulai membenci salah satu orangtuanya lantaran kesimpulan yang terlanjur ia tarik.
Jika hal ini terus terjadi, dapat dibayangkan bagaimana suasana kehidupan dalam keluarga? Anak akan mengalami kesulitan adaptasi dengan lingkungannya, ia dapat tumbuh menjadi orang yang kurang mampu mengendalikan perasaannya, tumbuh menjadi orang yang tertutup, kurang komunikatif dan kurang percaya diri.
Di lingkungan luar rumah, anak akan melihat berbagai macam model perilaku. Ketika anak menerima banyak hal yang tampak berbeda dengan apa yang ia temui di rumah, ia akan merasa asing dengan lingkungan itu, ia akan bertingkah laku berdasarkan referensi yang telah ia miliki sebelumnya. Anak akan membutuhkan waktu lebih lama dalam proses adaptasi dengan lingkungannya.
Pertumbuhan anak dalam rumah tangga kurang harmonis akibat adanya tindak kekerasan, akan terganggu oleh kecemasan yang tinggi. Tingkat kecemasan ini praktis berpengaruh terhadap setiap aktivitas yang dilakukannya. Anak dapat merasa tidak tenang karena selalu mengingat kembali dan mengkhawatirkan kondisi orangtuanya.
Pengalaman yang telah tertanam dalam, tidak akan bisa hilang sampai kapanpun, meski ia berusaha melupakannya, pengalaman itu akan tetap mengendap di alam bawah sadarnya, dan suatu saat dapat muncul kembali dalam kesadaran.
Dampak yang ditimbulkan KDRT memang lebih banyak negatifnya, sehingga menjadi sangat penting kiranya kita semua secara bersama-sama meningkatkan kesadaran dan memperkuat komitmen untuk sedikit demi sedikit menghapuskan KDRT dari lingkungan yang paling dekat dengan kita.
sumber :
http://majalahqalam.wordpress.com/keluarga/stop-kdrt/
http://www.komnasperempuan.or.id/2011/06/catatan-akhir-tahun-ktp-2010/

Sabtu, 02 Juli 2011

Menu Desert Hari Ini

Es Krim Coklat
Bahan :
  • 1/4 mangkok coklat
  • 1/2 mangkok gula pasir
  • 3 butir telur kuning
  • 1/2 cangkir susu cair
  • 2 sdk mkn tepung maizena
  • vanili secukupnya
Cara membuat :
  • Masak gula pasir, susu dan vanili hingga mendidih.
  • Campurkan dengan tepung maizina, coklat dan air.
  • Masukkan kunung telus dan susu sedikit demi sedikit kemudian rebus lagi hingga mendidih.
  • Setelah mendidih, angkat dan diamkan hingga panas berkurang.
  • Masukkan kedalam lemari es.
  • Jika sudah keras berarti es krim Anda siap dihidangkan.

Menu Hari Ini

Cumi Gulung 

Bahan:
  • 100 gr cumi ukuran kecil dan dikupas
  • 2 lembar nori
  • minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
  • saus sambal untuk penyajian
Bahan Pelapis Cumi:
  • 400 gr tahu putih, dihaluskan
  • 200 gr daging ikan kakap
  • 5 lbr daun bayam, rebus dan cincang halus
  • 2 btr telur
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 sendok makan kecap ikan
  • 1 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1 cm jahe, diparut
Cara membuat:
Pelapis:

  • haluskan ikan dengan blender hingga halus
  • Campur dengan bahan pelapis lainnya
  • pukul pukul hingga kalis
  • Isikan ke dalam cumi sambil dipadatkan, sisihkan
Cumi:
  • Pipihkan sisa adonan pelapis cumi setebal 1 cm diatas plastik
  • bentangkan potongan nori. Tambahkan adonan pelapis cumi tipis saja.
  • Letakkan 2 buah cumi isi ditengahnya kemudian gulung
  • bungkus dengan plastik dan lapisi dengan lap bersih.
  • kukus 30 menit
  • setelah matang, goreng hingga kecoklatan.
  • potong-potong lalu sajikan dengan saus sambal.

 

Rabu, 29 Juni 2011

Resep Masakan - Punch Aneka Buah

Punch Aneka Buah

Bahan :
  • 100 gr melon, potong kecil kecil
  • 100 gr semangka, potong bulat kecil
  • 100 gr jeruk mandarin
  • 1 sdk makan biji selasih
  • 100 ml air jeruk peras
  • 50 ml sirup jeruk
  • 159 ml air
  • 150 gr gula pasir
  • 350 ml air soda
  • es batu secukupnya
Cara membuat :
  • Larutkan gula dalam air panas hingga larut.
  • Dinginkan kemudian campur dengan air jeruk peras, sirup dan aduk rata.
  • Siapkan gelas dengan buah melon, semangka, jeruk mandarin dan biji selasih.
  • Tuangkan air jeruk sirup kedalam gelas berisi buah.
  • Masukkan air soda sebelum dihidangkan.
  • Tambahkan es batu. Sajikan.
sumber : http://www.resepmasakanku.com/resep-minuman/resep-masakan-punch-aneka-buah.html

Minggu, 19 Juni 2011

Festival Menyambut HUT DKI Ke 484 di Kelurahan Bendungan Hilir

Festival Budaya dalam rangka menyambut HUT DKI Jakarta Ke 484 di selenggarakan oleh SUDIN Pariwisata di Pasar Bendungan Hilir

Acara di mulai dari pukul 08.00 dimeriahkan oleh artis dangdut Caca Handika. Acara Dibuka oleh Bapak Wakil Walikota Jakarta Pusat Pukul 15.00






Kamis, 16 Juni 2011

Kegiatan Pokja 4 TP PKK Kelurahan Bendungan Hilir



Pokja IV dengan program unggulannya adalah Posyandu. Adapun program pokok dari Pokja IV adalah :
a.    Bidang Kesehatan
1)    Pemantauan Gebyar Posyandu setiap tanggal 27, tetapi karena di Kelurahan Bendungan Hilir memiliki 12 Pos Posyandu maka Gebyar Posyandu dilaksanakan dua hari sebelumnya yaitu tanggal 24 – 27 tiap bulannya
2)    Pemberian makanan tambahan (PMT)dan pemberian Vitamin A pada bulan pekan Vitamin
3)    Melaksanakan imunisasi kepada bayi dan ibu hamil yang bekerja sama dengan instansi kesehatan (Puskesmas)
4)    Melaksanakan pemantauan kegiatan Posyandu Lansia yang diadakan 1 bulan sekali dan Kelurahan Bendungan Hilir ada 4 Posyandu Lansia yaitu : RW 02, RW 03, RW 04, RW 05.
b.    Bidang Kelestarian Lingkungan Hidup
1)    Menyelenggarakan Pemberantasan Sarang Nyamuk setiap hari jumat dari jam 08.00-10.000 WIB. Disetiap RT diwilayah RW masing-masing se-kelurahan Bendungan Hilir dan dilaksanakan jumantik RT.
2)    Melaksanakan kunjungan Kegiatan Roadshow Jumantik setiap Jumat, 2 minggu sekali yang dilaksanakan Koordinator jumantik RW dan diadakan di setiap RW secara bergantian.
3)    Melaksanakan kerja bakti di setiap rw secara bergantian setiap minggunya.
4)    Melaksanakan penyuluhan kegiatan 3 M, dan menanam pohon zodiak dan sansevira kepada warga.
c.    Bidang Perencanaan Kesehatan
1)    Melaksanakan kegiatan senam jantung lansia seminggu 2 kali di halaman  kantor Kelurahan Bendungan Hilir
2)    Melaksanakan lomba senam Poco-Poco yang berkerjasama dengan Dewan Kelurahan Bendungan Hilir.
3)    Melaksanakan Kegiatan Pendataan KB dan Akseptor KB baru dan Pelayanan Kesehatan dan Konsultasi Gratis.

Selasa, 14 Juni 2011

Kegiatan Pokja I TP PKK Kelurahan Bendungan Hilir

1. Pokja I

Pokja I dengan Program unggulannya adalah PIK Keluarga (Pusat Informasi dan Konsultasi Keluarga). Adapun program Pokok dari Pokja I adalah :

a. Bidang Penghayatan dan Pengamalan Pancasila

1) Pengajian rutin 2 bulan sekali
2) Pemantauan, pembinaan pengajian Kelurahan, majelis taklim dan kelompok pengajian PKK RW
3) Peringatan Hari Besar Islam
4) Sosialisasi dan Pembinaan PIK Keluarga

b. Bidang Gotong Royong
1) Melakukan kerja bakti rutin seminggu sekali
2) Pemantauan Kegiatan Lansia setiap bulannya
3) Pemberian santunan anak yatim setiap tahun bulan besar Islam
4) Bantuan korban bencana alam (tentatif)















Program Unggulan TP PKK Kelurahan Bendungan Hilir

1. PIK (Pusat Informasi Keluarga)

PIK (Pusat Informasi Keluarga) Bendungan Hilir mempunyai 9 Pos PIK yang terletak dimasing-masing RW yang mana kegiatannya tergabung dalam kegiatan posyandu.

2. BKB-PAUD

Kelurahan Bendungan Hilir memiliki 7 BKB-PAUD yang pada awalnya pada tahun 2010 hanya memiliki 5 BKB-PAUD.

3. Hatinya PKK

Saat ini Kelurahan Bendungan Hilir mempunyai 5 Taman hatinya PKK yang tersebar di RW 02, RW 03, RW04, RW 06, RW 07 yang memanfaatkan tanah pekarangan hampir setiap RW, hanya RW 08 dan RW 09 yang tidak memiliki PTP (Pemanfaatan Tanah Pekarangan) dikarenakan struktur wilayahnya yang berupa rumah susun.

4. Posyandu

Posyandu di Kelurahan Bendungan Hilir terdapat 12 Pos Posyandu, seluruh Rw memiliki 1 Pos, kecuali RW 06 memiliki 3 Pos Posyandu, dan RW 07 memiliki 2 Pos Posyandu hal ini dikarenakan RW 06 memiliki wilayah yang terpecah-pecah dan yang paling luas wilayahnya. Sedangkan RW 07 memiliki balita yang cukup banyak.


5. UP2K
Sumber :
http://www.harianpelita.com/read/19926/3/metropolitan/dari-sisik-ikan-sampai-bulu-ayam/
Dari Sisik Ikan Sampai Bulu AyamKreativitas para kader PKK RW 04 Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pantas dilirik. Dari tangan-tangan trampil para kader itu bisa menghasilkan aneka barang bekas atau sampah menjadi barang-barang yang tidak saja memiliki nilai ekonomi. Tapi juga bernilai seni. Tengok saja, bagaimana sisik ikan mas atau gurami bisa mereka bikin jadi bros atau hiasan dinding. Padahal, kreasi-kreasi indah itu tidak mereka dapatkan dari hasil pelatihan. Melainkan ide sendiri yang kemudian mereka kembangkan sedemikian rupa. Alhamdulillah, kader-kader PKK di sini cukup kreatif, kata Mulyati, Ketua PKK RW 04 Benhil.

Cock bekas berbahan dasar bulu ayam, di tangan kader-kader PKK bisa diubah menjadi boneka ondel-ondel yang lucu. Untuk mendapatkan cock bekas tidaklah sulit karena di Benhil juga banyak anak-anak (dan juga orang dewasa) yang suka main bulutangkis. Pada anak-anak kami pesan, kalau habis main bulutangkis cock bekasnya jangan dibuang. Tolong cock bekasnya di antar saja ke Sekretariat PKK di kantor RW, kata Mulyati mengutip pesan yang sering disampaikan pada anak-anak.

Bagaimana dengan sisik ikan? Ratna, salah seorang pengurus PKK RW, nampak tersenyum mendengar pertanyaan itu. Sisik ikan, katanya, bersumber dari rumah tangga. Menurut Ratna, setiap hari bisa dipastikan ada warga yang menggoreng ikan. Kepada ibu-ibu diingatkan, agar setelah ikan dibersihkan, sisik-sisiknya jangan dibuang. Tapi dikumpulkan, dibersihkan dan dijemur hingga bau amisnya hilang. Setelah dibersihkan dan kering, dibawa ke sekretariat PKK RW, lalu Kita kerjakan saja ramai-ramai mau bikin apa, bros atau hiasan dinding? katanya.

Di Sekretariat PKK yang berlokasi di Jalan Danau Maninjau, terdapat belasan hasil kerajinan kader PKK. Dari tutup saji, taplak meja, kotak tisue, clemek sampai bunga yang semuanya berbahan dasar barang bekas seperti bekas sedotan plastik, kantong deterjen, botol dan gelas bekas minuman mineral atau berenergi, nampak tersusun rapi di lemari dan meja.

Dari segi kualitas dan model, hasil karya ibu-ibu PKK RW 04 itu, tidak kalah dengan berbagai produk kerajinan yang dijual di toko-toko sauvenir. Ondel-ondel dari cock tadi misalnya, bisa jadi pilihan menarik untuk diproduksi secara massal karena sangat layak dijadikan barang sauvenir. Tidak hanya sebagai barang sauvenir bagi para turis lokal dan mancanegara dalam konteks industri pariwisata.

Di seluruh DKI Jakarta, banyak kader PKK yang telah membuat ondel-ondel baik dalam ukuran besar maupun kecil. Namun ondel-ondel karya kader-kader PKK Benhil selain pilihan bahan dasarnya yang menarik dan lucu, juga secara kualitas layak uji. Tidak hanya ondel-ondel, belasan hasil karya kerajinan PKK Benhil, secara kualitas layak tanding dan karena layak jual.

Selain ondel-ondel, bros dan hiasan dinding berbahan dasar sisik ikan (bisa lebih besar lagi misalnya dibikin tirai), ada satu lagi produk baru, yakni payung. Ini bukan payung fantasi atau payung mainan. Melainkan payung sungguhan yang bisa dipakai sebagai pelindung dari panas matahari atau hujan. Bahan dasar payung ini tidak lain adalah bekas kantong deterjen. Kualitas payung ini juga bisa ditanding dengan payung-payung biasa yang banyak dijual orang di toko-toko.

Lantas, bagaimana pemasaran belasan jenis produk hasil daur ulang barang bekas layak jual itu?

Baik Suprayogie, Lurah Benhil maupun Natril, Ketua RW 04 yang rajin mendorong kader-kader PKK untuk berkreasi dan berkesenian seperti membentuk grup marawis, nampak tercenung. Masalah pemasaran inilah yang masih menjadi kendala bagi pengembangan karya-karya kerajinan kader PKK, kata Yogie dan Natril. Menurut Yogie, pemasaran berbagai produk PKK Benhil masih terbatas pada komunitas tertentu dan pemasarannya pun dilakukan melalui pameran-pameran atau bazar. Ibu Sylvi dan Bu Ros juga membeli produk PKK Benhil. Misalnya seperti clemek atau payung, kata Mulyati. Sylvi yang dimaksud Yati adalah Sylviana Murni, mantan Walikota Jakarta Pusat yang kini menjabat sebagai Asisten Pemerintahan DKI Jakarta. Sedangkan Bu Ros adalah Rosmiati, Ketua TP PKK Jakarta Pusat yang tidak lain adalah istri Saefullah, Walikota Jakarta Pusat.

Sabtu, 11 Juni 2011

Profil Ketua TP PKK Kelurahan Bendungan Hilir


Sejak dilantiknya Bapak Suprayogi, S.STP menjadi Lurah di Kelurahan Bendungan Hilir, terhitung tanggal 29 April 2010 maka dikukuhkanlah Ny. Firda Sari Kaloka, S.Sos. sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Bendungan Hilir yang sebelumnya adalah Wakil Ketua I TP PKK Kelurahan Kebon Kacang.

Ny. Firda Sari Kaloka, S.Sos. yang dilahirkan pada tanggal 2 Juni 1978 di kota Tebing Tinggi Deli (Sumut) dan dikaruniai 1 (satu) orang putri dari pernikahannya dengan suami tercinta Bapak Suprayogi, S.STP.

Sebelum menjadi Ketua Tim Penggerak PKK di Kelurahan Bendungan Hilir Ny. Firda Sari Kaloka, S.Sos pernah menjadi Wakil Ketua I di Kelurahan Kebon Kacang Kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat (2005-2010), Wakil Ketua II di Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Kemayoran (2002-2005).

Sadar akan posisinya sebagai motor penggerak kaum perempuan yang setiap saat selalu dicari dan dibutuhkan oleh masyarakat, maka Sarjana Komunikasi UnPad yang bekerja di Prudential Insurances harus benar–benar pintar mengatur strategi bagaimana meningkatkan prestasi dan membagi waktu khususnya bagi kader PKK di wilayah Bendungan Hilir, serta memotivasi para kader agar selalu maju dan berkembang serta memiliki daya saing yang sportif, karena sebagai Ketua Tim Penggerak PKK harus dapat mendukung berbagai tugas yang diemban.

Menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan bukanlah hal yang mudah terutama didaerah yang penduduknya rata-rata menengah keatas dan pensiunan pejabat pemerintahan yang warganya sarat akan kritik membangun untuk itu beliau harus penuh semangat yang tinggi dan melalui organisasi PKK sesuai dengan prinsip beliau yaitu “RAMAH, BERKREASI, BERINOVASI DAN BERPRODUKSI MENUJU KELUARGA MAJU DAN MANDIRI”. Mengingat segala Aspek kehidupan digarap oleh PKK, maka dengan prinsip tersebut Ny. Firda Sari Kaloka, S.Sos. berkeyakinan untuk mampu mengantarkan keluarga kader PKK Khususnya dan warga masyarakat umumnya untuk lebih berdaya guna dan berhasil guna sehingga pada gilirannya akan mengantarkan keluarga pada predikat Sakinah, Mawaddah dan Warohmah.

PKK sampai kapanpun merupakan organisasi yang akan tetap eksis karena segala sepak terjang serta perjuangan kadernya yang selalu dilandasi dengan keikhlasan serta semangat untuk selalu mengabdi kepada keluarga dan masyarakat tanpa pamrih.

Meskipun bertugas mendampingi suami di wilayah yang mempunyai RW yang jumlahnya yaitu 9 RW dengan berbagai karakter, maka senantiasa menggali potensi di wilayah demi meraih prestasi dengan melakukan pendekatan kepada kader PKK di seluruh Kelurahan Bendungan Hilir, pendekatan juga di lakukan melalui tokoh masyarakat, tokoh agama serta peran dari sektoral terkait serta menjalin kemitraan dengan pihak lain. Selain itu Ny. Firda Sari Kaloka, S.Sos. tak henti – hentinya secara rutin melakukan pembinaan sekaligus untuk memotivasi para kader PKK untuk selalu berpikir ke depan, memiliki wawasan yang luas serta etos kerja yang tinggi. Hal tersebut disampaikan melalui berbagai kesempatan baik yang sifatnya terencana seperti rapat intern pengurus PKK, rapat koordinasi, pertemuan rutin, arisan, silahturahmi, pengajian maupun pada kesempatan yang sifatnya issidentil.

Kesuksesan dan prestasi yang telah diraih oleh Tim Penggerak PKK Kelurahan Bendungan Hilir yang notabene sebagai motor penggerak pemberdayaan keluarga dan masyarakat khususnya kaum perempuan, tidak terlepas dari pengetahuan dan keterampilan serta wawasan yang dimiliki selama ini. Adapun kegiatan pendidikan dan pelatihan yang telah diikuti oleh Ketua Tim Penggerak PKK Bendungan Hilir adalah sebagai berikut :

1. Pelatihan administrasi PKK Kelurahan
2. Pelatihan Kepemimpinan Dasar
3. Pelatihan Dasa wisma
4. Pelatihan dan sosialisasi perlindungan anak oleh kantor Pemberdayaan Perempuan dan Anak
5. Bimbingan teknis waspada penyakit kanker oleh Yayasan Kanker Indonesia
6. Pelatihan Kecantikan dari Sari Ayu
7. Pelatihan Kepribadian
8. Pelatihan BKB Paud Tingkat Kelurahan
9. Sosialisasi Kota Layak Anak Tingkat Kota Administrasi. Jakarta Pusat

Semangat untuk mengabdi yang dilandasi dengan rasa ketulusan dan keikhlasan yang dimiliki oleh Ny. Firda Sari Kaloka, S.Sos. yang senantiasa ditularkan kepada para anggota dan kader PKK menumbuhkan rasa semangat yang tinggi bagi para anggota dan kader untuk senantiasa berprilaku positif disegala kegiatannya. Dengan melakukan berbagai macam inovasi dan terobosan – terobosan yang dilakukan secara tepat, akurat dan berkelanjutan mengantarkan pada sikap dan perilaku professional.


RIWAYAT PEKERJAAN
-Tahun 2010 – Sekarang : Agent Asuransi Prudential

RIWAYAT ORGANISASI
-Wakil Ketua II TP PKK Kelurahan Sumur Batu (2003 – 2005)
-Wakil Ketua I TP PKK Kelurahan Kebon Kacang (2005 – 2010)
-Ketua Majelis Taklim Al Hidayah Kelurahan Kebon Kacang (2005 – 2010)
-Ketua TP PKK Kelurahan Bendungan Hilir (2010 – Sekarang)

PKK KELURAHAN BENDHIL BUDIDAYA LOBSTER

Tim Penggerak PKK Kelurahan Bendungan Hilir,Kec.Tanah Abang Jakarta Pusat tidak hanya pandai dalam pekerjaan administrasi saja tetapi bisa membaca peluang bisnis yang dapat menghasilkan keuntungan sangat besar. Melihat peluang yang sangat menggiurkan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Bendhil, Ny. Firda Sari Kaloka, S.Sos istri dari Suprayogi, S.STP Lurah Bendhil bersama kelompok PKK RW.06 membina budidaya Lobster.

            Kelompok PKK RT.11/06 kel. Bendhil dalam membudidaya lobster selain mencari keuntungan untuk anggotanya, juga untuk mengisi waktu kosong usai melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sifatnya serimoni seperti menyusun surat masuk/keluar, melakukan PSN maupun kegiatan lainnya.

            Dari pada waktu terbuang percuma “ Yah kan lumayan kita mengisi waktu dengan membudidayakan Lobster “, coba tuh lihat lobsternya besar-besar sekali, ujar Firda saat ditinjau Tim Penilai lomba Tertib Administrtasi PKK Kelurahan tingkat DKI Jakarta, yang dipimpin langsung Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta, Ny.Tatiek Fauzi Bowo.

            Budidaya Lobster  diatas lahan milik PLN dibawah tegangan Sutet dibangun 3 kolam berukuran satu meter kali satu meter, untuk kolam pertama untuk pembenihan usia nol bulan hingga satu bulan, kolam kedua untuk usia lobster diatas satu bulan hingga panen sedangkan kolam ketiga untuk induknya.

            Budidaya lobster sudah berlangsung selama 5 tahun dan telah menhasilkan keuntungan yang cukup lumayan, karena ini berskala kecil dan sudah yang menampung hasil Panen tersebut, Ujar Istri Lurah.

            Dikatakan, usia lobster 3 bulan perekornya dijual 5 ribu rupiah sedangkan untuk usia 6 bulan yang siap panen dijual perekornya antara 25.000 s/d 30.000 rupiah. Selain membina membudidayakan lobster, Kelompok PKK Rt.11/06 membina menerima pesanan pepes ikan yang diketua oleh Ibu.Ewo.

            Walaupun usaha menjual pepes ikan baru seumur jagung namun sudah banjir dengan pemesanan, hampir tiap minggu banyak yang mesan untuk dibuatkan pepes ikan mas, ikan patin dll, paling tidak 20 s/d 30 ekor pepes ikan habis terjual dengan harga Rp.25.000,- perekor, jelas Ny. Firda Sari Kaloka, S.Sos  kepada Tim penilai saat melihat kolam budidaya Lobster.

            Walikota Jakarta Pusat, Saefullah didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Pusat, Hj. Rusmiati Saefullah saat menerima tim Penilai lomba tertib administrasi PKK Kelurahan Tingkat DKI Jakarta yang beranggota 8 orang tersebut, mengatakan PKK Kelurahan Bendhil yang mewakili wilayah Jakarta Pusat untuk dinilai ke tingkat DKI merupakan yang terbaik dari 44 kelurahan yang ada, bukan berarti kelurahan lainnya jelek akan tetapi Kel.Bendhil baik.

            Bahkan untuk PKK Kelurahan Bendhil sangatlah pantas menjadi Juara pertama sehingga bisa mewakili Provinsi DKI Jakarta untuk dinilai ketingkat Nasional, alasannya PKK Kelurahan yang diketuai Ny. Firda Sari Kaloka, S.Sos. sangat kompak, ini buktikan dengan kerjasama PKK Kel.Bendhil bersama Dekel, RT/RW, bahkan Tokoh masyarakatpun tidak sungkan-sungkan membantu PKK kelurahan maupun PKK di tingkat RT dan RW.

            Sementara Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta, Ny.Tatiek Fauzi Bowo mengatakan Jangan hanya diwaktu ada lomba saja semua aktifitas/rutinitas kegiatan PKK ditingkatan, “ Jangan seperti hangat-hangat tahi ayam “, saya tidak mau seperti ini. Yang saya inginkan peserta lomba itu adalah peserta yang sudah lama dibina serta wilayah yang akan dinilaipun jangan ada pohon yang baru ditanam, yang dikenal dengan istilah peserta lomba karbitan, “ begitu ada lomba semua baru dipersiapkan”, ujar Tatiek.

            Untuk itu saya ingin melihat secara langsung apakah layak atau tidak PKK kelurahan Bendhil menjadi juara, kita harus lihat langsung dilapangan nanti, selain itu tim Juri penilaian lomba tertib administrasi dalam menilainya harus obyektip, adil, jujur jangan ada main mata, tambah Tatiek. (AD)

Sumber :
24 Mei 2011 | Sudin Kominfomas Jakarta Pusat
http://pusat.jakarta.go.id/jakpus09/berita/d/1/300/PKK-KELURAHAN-BENDHIL-BUDIDAYA-LOBSTER.air

Daftar Pemenang Lomba 10 Program Pokok PKK

http://www.jakarta.go.id/jakv1/item/halaman/0/0/4282/1/1/2/11/3/1/4/11/5/79/nid/4282

Berikut ini pemenang Lomba 10 Program Pokok PKK adalah program rutin Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta yang diadakan setiap bulan Mei – Juni. Pengumuman pemenang Lomba 10 Program Pokok PKK tahun 2011
1.    Lomba Pencegahan Traffiking
Juara I   : TP PKK Kelurahan Pulo, Kota Administrasi Jakarta Selatan
Juara II  : TP PKK Kelurahan Kramat, Kota Administrasi Jakarta Pusat
Juara III : TP PKK Kelurahan Kampung Melayu, Kota Administrasi Jakarta Timur
2.    Lomba Pengelola BKB PAUD
Juara I   : TP PKK Kecamatan Kemayoran, Kota Administrasi Jakarta Pusat
Juara II  : TP PKK Kecamatan Taman Sari, Kota Administrasi Jakarta Barat
Juara III : TP PKK Kecamatan Cipayung, Kota Administrasi Jakarta Timur
3.    Lomba Kelompok BKB PAUD
Juara I   : TP PKK Kelurahan Semper Barat, Kota Administrasi Jakarta Barat
Juara II  : TP PKK Kelurahan Petukangan Selatan, Kota Administrasi Jakarta Selatan
Juara III : TP PKK Kelurahan Pinangsia, Kota Administrasi Jakarta Barat
4.    Lomba Pemanfaatan Tanah Pekarangan (PTP) Hatinya PKK
Juara I   : TP PKK Kelurahan Sumur Batu, Kota Administrasi Jakarta Pusat
Juara II  : TP PKK Kelurahan Kebayoran Lama, Kota Administrasi Jakarta Selatan
Juara III : TP PKK Kelurahan Sukapura, Kota Administrasi Jakarta Utara
5.    Lomba Cerdas Cermat Kader Pokja IV
Juara I   : TP PKK Kelurahan Serdang, Kota Administrasi Jakarta Pusat
Juara II  : TP PKK Kelurahan Halim Perdakusuma, Kota Administrasi Jakarta Timur
Juara III : TP PKK Kelurahan Pulau Kelapa, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
6.    Lomba Produk Unggulan UP2K PKK
Juara I   : TP PKK Kelurahan Tebet Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan
Juara II  : TP PKK Kelurahan Sunter Jaya, Kota Administrasi Jakarta Utara
Juara III: TP PKK Kelurahan Tengah, Kota Administrasi Jakarta Timur
7.    Lomba Tertib Administrasi PKK
Juara I   : TP PKK Kelurahan Bendungan Hilir, Kota Administrasi Jakarta Pusat
Juara II  : TP PKK Kelurahan Papanggo, Kota Administrasi Jakarta Utara
Juara III : TP PKK Kelurahan Pinang Ranti, Kota Administrasi Jakarta Timur
8.    Lomba Pengelola UPPKS
Juara I   : TP PKK Kelurahan Pela Mampang, Kota Administrasi Jakarta Selatan
Juara II  : TP PKK Kelurahan Kramat Jati, Kota Administrasi Jakarta Timur
Juara III: TP PKK Kelurahan Kedoya Utara, Kota Administrasi Jakarta Barat
9.    Lomba Keluarga Harmonis
Juara I   : TP PKK Kelurahan Pondok Bambu, Kota Administrasi Jakarta Timur
Juara II  : TP PKK Kelurahan Jati Padang, Kota Administrasi Jakarta Selatan
Juara III : TP PKK Kelurahan Lagoa, Kota Administrasi Jakarta Utara
10.  Lomba Penyuluh KB Teladan
Juara I   : TP PKK Kelurahan Rawa Terate, Kota Administrasi Jakarta Timur
Juara II  : TP PKK Kelurahan Duri Kepa, Kota Administrasi Jakarta Barat
Juara III: TP PKK Kelurahan Petukangan Selatan, Kota Administrasi Jakarta Selatan
11.  Lomba Institusi Masyarakat Perkotaan Teladan
Juara I   : TP PKK Kelurahan Galur, Kota Administrasi Jakarta Pusat
Juara II  : TP PKK Kelurahan Cililitan, Kota Administrasi Jakarta Timur
Juara III : TP PKK Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kota Administrasi Jakarta Barat

Jumat, 10 Juni 2011

TP PKK Bendungan Hilir Juara 1 Lomba Tertib Administrasi TP PKK Kelurahan Dalam Rangka Lomba Kegiatan 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi DKI Jakarta


Tim Penggerak PKK Kelurahan Bendungan Hilir - Kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat kembali mengukir prestasi. Kali ini Tim Penggerak PKK Kelurahan Bendungan Hilir mendapatkan Juara 1 Lomba Tertib Administrasi TP PKK Kelurahan Dalam Rangka Lomba Kegiatan 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi DKI Jakarta mengalahkan Tim Penggerak PKK Kelurahan Papanggo Jakarta Utara, dan Tim Penggerak PKK Kelurahan Pinang Ranti Jakarta Timur. Presetasi Ini membuktikan bahwa  Tim Penggerak PKK Kelurahan Bendungan Hilir layak untuk mewakili Provinsi DKI Jakarta untuk maju ketingkat Nasional.

http://pusat.jakarta.go.id/

Tim Penggerak PKK Kelurahan Bendungan Hilir,Kec.Tanah Abang Jakarta Pusat tidak hanya pandai dalam pekerjaan administrasi saja tetapi bisa membaca peluang bisnis yang dapat menghasilkan keuntungan sangat besar. Melihat peluang yang sangat menggiurkan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Bendhil, Firda Sari Kaloka, S.Sos. istri dari Suprayogi, S.STP Lurah Bendhil bersama kelompok PKK RW.06 membina budidaya Lobster.

            Kelompok PKK RT.11/06 kel. Bendhil dalam membudidaya lobster selain mencari keuntungan untuk anggotanya, juga untuk mengisi waktu kosong usai melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sifatnya serimoni seperti menyusun surat masuk/keluar, melakukan PSN maupun kegiatan lainnya.

            Dari pada waktu terbuang percuma “ Yah kan lumayan kita mengisi waktu dengan membudidayakan Lobster “, coba tuh lihat lobsternya besar-besar sekali, ujar Firda saat ditinjau Tim Penilai lomba Tertib Administrtasi PKK Kelurahan tingkat DKI Jakarta, yang dipimpin langsung Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta, Ny.Tatiek Fauzi Bowo.

            Budidaya Lobster  diatas lahan milik PLN dibawah tegangan Sutet dibangun 3 kolam berukuran satu meter kali satu meter, untuk kolam pertama untuk pembenihan usia nol bulan hingga satu bulan, kolam kedua untuk usia lobster diatas satu bulan hingga panen sedangkan kolam ketiga untuk induknya.

            Budidaya lobster sudah berlangsung selama 5 tahun dan telah menhasilkan keuntungan yang cukup lumayan, karena ini berskala kecil dan sudah yang menampung hasil Panen tersebut, Ujar Istri Lurah.

            Dikatakan, usia lobster 3 bulan perekornya dijual 5 ribu rupiah sedangkan untuk usia 6 bulan yang siap panen dijual perekornya antara 25.000 s/d 30.000 rupiah. Selain membina membudidayakan lobster, Kelompok PKK Rt.11/06 membina menerima pesanan pepes ikan yang diketua oleh Ibu.Ewo.

            Walaupun usaha menjual pepes ikan baru seumur jagung namun sudah banjir dengan pemesanan, hampir tiap minggu banyak yang mesan untuk dibuatkan pepes ikan mas, ikan patin dll, paling tidak 20 s/d 30 ekor pepes ikan habis terjual dengan harga Rp.25.000,- perekor, jelas Firda kepada Tim penilai saat melihat kolam budidaya Lobster.

            Walikota Jakarta Pusat, Saefullah didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Pusat, Hj. Rusmiati Saefullah saat menerima tim Penilai lomba tertib administrasi PKK Kelurahan Tingkat DKI Jakarta yang beranggota 8 orang tersebut, mengatakan PKK Kelurahan Bendhil yang mewakili wilayah Jakarta Pusat untuk dinilai ke tingkat DKI merupakan yang terbaik dari 44 kelurahan yang ada, bukan berarti kelurahan lainnya jelek akan tetapi Kel.Bendhil baik.

            Bahkan untuk PKK Kelurahan Bendhil sangatlah pantas menjadi Juara pertama sehingga bisa mewakili Provinsi DKI Jakarta untuk dinilai ketingkat Nasional, alasannya PKK Kelurahan yang diketuai Ny.Firda Sari Kaloka, S.Sos. sangat kompak, ini buktikan dengan kerjasama PKK Kel.Bendhil bersama Dekel, RT/RW, bahkan Tokoh masyarakatpun tidak sungkan-sungkan membantu PKK kelurahan maupun PKK di tingkat RT dan RW.

Untuk itu kami pantas jadi Juara....

WE ARE THE CHAMPION

BENHIL JUARA SATU LAGI
WAW